Senin, 30 Mei 2011

KRL Ex. Tokyu 8007F Menjalani Perawatan Akhir

Setelah KRL Ex. Tokyu 8513F "JALITA" menjalani Perawatan Akhir di Dipo Depok, kini giliran KRL Ex. Tokyu 8007F yang akan menjalani Perawatan Akhir di Dipo Depok. Saat ini rangkaian 8007F telah dipersiapkan di sepur bubut sebelum nantinya dipindahkan ke Loos Perbaikan untuk menjalani Perawatan Akhir. Sampai saat ini yang dilakukan masih sebatas penngambilan jok sofa tempat duduk penumpang yang nantinya akan diganti kulit sofanya. Rangkaian 8007F yang saat ini berwarna Hijau dimungkinkan akan berganti warna menjadi Biru seperti rangkaian milik PT KAI lainnya untuk memudahkan inventarisasi aset.


Rangkaian 8007F di Dipo Depok


Rangkaian 8007F saat beroperasi sebagai Bekasi Ekspress dengan Warna lama.


Untuk rangkaian 8513F yang sedang dalam tahap finishing dan hampir selesai Perbaikan Akhir direncanakan akan melakukan tes uji coba jalan Minggu Depan.

Minggu, 29 Mei 2011

Sekilas Fasilitas di KRL KfW

Saat ini INKA sedang menggarap proyek perakitan 10 set atau 40 gerbong KRL Bombardier yang dananya merupakan bantuan dari Bank asal Jerman KfW[Kreditanstalt fur Wiederaufbau]. Design Eksteriornya tidak jauh berbeda dengan pendahulunya yaitu KRL-I atau yang kita kenal sekarang sebagai Djoko Lelono 3. Hanya bagian muka KRL saja yang terlihat berbeda. Perbedaan yang mencolok adalah banyaknya lampu pada KRL KfW ini. Jika dihitung ada 12 buah lampu baik lampu semboyan atau Headlight yang menempel di muka KRL ini.


KRL KfW di stasiun Depok.

Jumat, 27 Mei 2011

6115F Trial Run

Untuk menjalani serangkaian tes dan uji coba, kemarin[26/5] rangkaian terbaru milik PT KCJ yaitu seri 6115F melakukan tes uji coba jalan(Trial Run) dari stasuin Manggarai menuju Bogor. Sebelumnya rangkaian seri 6126F telah lebih dulu menjalani tes uji coba jalan pada tanggal 5 lalu. Beberapa perbedaan terlihat antara seri 6126F dan 6115F. Seperti pada 6115F pintu sambungan antar gerbong lebih lebar daripada 6126F dan Display pada muka rangkaian yang telah memakai sistem elektrik pada 6115F berbeda dengan 6126F yang masih memakai sistem roll.


Rangkaian 6115F di stasiun Bogor

Interior dengan pintu sambungan antar gerbong memudahkan mobilitas penumpang untuk pindah gerbong

Rangkaian 6126F di stasiun Bogor saat Uji Coba Jalan tanggal 5/5 silam.

Rabu, 25 Mei 2011

JR203 Mato 66F Telah Dikirim ke Nigata

Kemarin[selasa, 24/5] rangkaian JR203 Mato 66F telah dikirim dari Dipo Matsudo ke Dipo Niigata ditarik lokomotif EF 81 134. Menurut kabar, di Dipo Niigata ini rangkaian JR203 akan mengalami serangkaian pengecekan sebelum akhirnya akan dikirim ke Indonesia. Beberapa Railfans Jepang sempat megabadikan proses pengiriman rangkaian JR203 mato 66F ini. Berikut beberapa foto yang dikutip dari Internet.



Sampai saat ini masih simpang siur tentang 2 rangkaian selain mato 66F yang akan dikirim ke Indonesia. Ada kabar lain menyebutkan bahwa Mato 51F dan 52 lah yang akan dikirim ke indonesia.

Minggu, 22 Mei 2011

Susunan Rangkaian JR203 Yang Akan Dikirim ke Indonesia

Terkait tentang pengiriman sejumlah KRL seri JR203 dari Jepang, saya mendapat informasi dari teman sesama pecinta kereta api berkewarganegaraan Jepang tentang formasi susunan rangkaian 3 set KRL seri JR203 yang mungkin akan dikirim ke Indonesia. Berikut formasinya:
66F: Tc203-106+M203-116+M'202-116+T203-111+M203-117+M'202-117+T203-112+M203-118+M'202-118+T'c202-106
68F: Tc203-108+M203-122+M'202-122+T203-115+M203-123+M'202-123+T203-116+M203-124+M'202-124+T'c202-108
69F: Tc203-109+M203-125+M'202-125+T203-117+M203-126+M'202-126+T203-118+M203-127+M'202-127+T'c202-109

keterangan:
Tc : Gerbong Trailer(tanpa mesin) yang dilengkapi kabin masinis
M : Gerbong Motor(Traksi)
T : Gerbong Trailer(tanpa mesin)


Sabtu, 21 Mei 2011

KRL JR203 segera dikirim ke Indonesia

Setelah kedatangan 30 unit seri 05 di awal tahun 2011 dan 20 unit seri 6000 di akhir Februari silam, kini PT KCJ direncanakan akan kembali mendatangkan beberapa unit KRL seri JR203 dari Jepang. KRL buatan tahun 1982 ini beroperasi di lintas Joban milik East Japan Railway dan lintas Chiyoda milik Tokyo Metro. Seperti pendahulunya, KRL yang akan didatangkan ini memakai body berbahan aluminium steel, memiliki 4 pintu disetiap sisinya, dan berpendingin ruangan tentunya. Menurut kabar, KRL ini akan dikirim pada bulan Juni mendatang. Minggu lalu salah seorang pecinta kereta api asal Jepang sempat memotret 1 rangkaian JR203 yang telah tidak beroperasi di stasiun Ueno. Bisa jadi KRL seri JR203 yang dipotret di stasiun Ueno inilah yang akan dikirim ke Indonesia.


KRL seri JR203 di stasiun Ueno
Car body constructionAluminium
Car length20,000 mm
Width2,800 mm
Doors4 pairs per side
Maximum speed100 km/h (60 mph)[1]
Acceleration3.3 km/h/s
Deceleration3.3 km/h/s
Traction systemMT60 (150 kW) x 24
Electric system(s)1,500 V DC
Current collection methodOverhead catenary
Safety system(s)ATS-Sn, ATC-10
Gauge1,067 mm (3 ft 6 in)

Foto : Ompu Channel

Kereta Batik Diluncurkan




PT Kereta Api Indonesia(Persero) kembali meluncurkan kereta bermotif Batik pada Jumat[20/5]. Jika sebelumnya Daerah Operasi 2 Bandung telah meluncurkan kereta motif batik yang dirangkaikan dengan kereta api Argo Parahyangan relasi Bandung-Gambir, kini giliran kereta api Argo Jati relasi Cirebon-Gambir, dan kereta Argo Lawu relasi Yogyakarta-Gambir. Berbeda dengan kereta api Argo Parahyangan yang memberikan sentuhan ornamen Batik pada kereta penumpang, untuk kereta api Argo Lawu dan Argo Jati ini sentuhan ornamen batik diberikan di kereta restorasi atau kereta makan. Dan tidak hanya eksterior, interior kereta pun ikut diberikan ornamen batik.