Jumat, 26 Agustus 2011

KA Gajah Wong dan KRL KFW Diresmikan

Rabu, tanggal 24 Agustus silam terlihat pemandangan berbeda di stasiun Jakarta Kota. Ada 1 rangkaian KRL yang jenis atau tipenya belum lazim dipandang oleh para penumpang setia KRL. Di sebelahnya ada 1 rangkaian Kereta Ekonomi yang dilengkapai AC dengan dibalut warna eksterior biru. Ternyata hari itu dilaksanakan penyerahan 2 set(1 set=4 gerbong) KRL AC yang merupakan bantuan dari pemerintah Jerman melalui lembaga krediturnya KFW dan peresmian Kereta Api Ekonomi AC Gajah Wong relasi Pasar Senen-Lempuyangan(Yogyakarta).

Untuk KRL, pemerintah Jerman akan memberikan bantuan lunak sebesar 34 juta Euro yang diperuntukan untuk pembuatan 10 set(40 unit) KRL dan beberapa gardu listrik untuk meningkatkan kapasitas angkut KRL di Jabodetabek. Untuk pengadaan KRL, PT INKA Madiun kembali bekerja sama dengan Perusahaan Bombardier asal Jerman dalam pengadaan mesin dan alat kelistrikannya. Dalam hal ini PT INKA hanya merakit dan membuat bodi KRL yang kabarnya berkerja sama dengan Perusahaan asal Jepang Nipon Sharyo. Menurut kabar saat ini ada 2 set lagi KRL KFW yang telah siap untuk dikirim ke Jabotabek di INKA Madiun, dan sisanya masih dalam tahap pembuatan.


Rabu, 17 Agustus 2011

Si Lohan 6227F Ganti Warna

Setelah Perbaikan Akhir di Dipo Depok, KRL 6227F atau sering disebut Lohan ini berganti warna. Jika sebelumnya dia eksis dengan warna hijau kuningnya, sekarang KRL ini berganti warna menjadi mirip dengan KRL Tokyu yaitu biru dengan garis kuning. Hari selasa lalu(9/8) KRL Lohan ini menjalani serangkaian Uji Coba dari Depok menuju Manggarai. Setelah dari manggarai seharusnya KRL Lohan ini melanjutkan perjalanan Uji Coba ke Bogor namun karena mengalami gangguan/masalah pada Traksi Motornya, rangkaian kembali ke Dipo Depok untuk menjalani pemerikasaan lebih lanjut. Berikut foto KRL 6227F di stasiun Depok.


Sebelum beralih ke warna sekarang, KRL 6178F pernah memiliki 2 skema warna lainnya. Berikut foto 2 skema warna KRL 6227F yang pernah diabadikan oleh penulis.

Skema warna pertama


Skema warna kedua

Kamis, 11 Agustus 2011

Datang Lagi KRL Baru Dari INKA

Dengan dibungkus terpal biru, 1 rangkaian KRL KFW(set 2) kembali didatangkan dari pabrik kereta api INKA di Madiun. Rangkaian ini digandengkan dengan 1 gerbong ekonomi dan pembangkit untuk membantu sistem pengereman. Lokomotif CC20105 milik dipo Sidotopo dipergunakan untuk menarik rangkaian KLB ini dari Madiun hingga Manggarai. Rangkaian KLB berangkat dari Madiun hari Senin(8/8) pukul 11:30. Dibutuhkan waktu seharian untuk mengirim KRL KFW ini dari Madiun sampai Manggarai. Keesokan harinya, Selasa pukul 11:25 rangkaian KLB tiba di stasiun Manggarai. Rangkaian langsung masuk di jalur 7 stasiun Manggarai untuk memudahkan proses langsir ke area PKLG. Berikut foto saat Rangkaian tiba di Manggarai dan saat dimasukkan ke PKLG Manggarai.

Nantinya rangkaian KRL KFW set 2 ini akan dibawa ke Dipo Depok. Namun kapan waktunya belum bisa dipastikan. Sebelum dibawa ke Dipo Depok rangkaian KRL KFW set 2 ini akan terus disimpan di PKLG Manggarai.

Selasa, 09 Agustus 2011

KRL Seri JR203 Dipindahkan ke Dipo Depok


Berhubung terjadi over capacity di Balai Yasa Manggarai dan Dipo Bukit Duri, atau dengan kata lain dikedua tempat tersebut sudah tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menyimpan kereta, diputuskan pada tanggal 8 malam 1 rangkaian KRL seri JR203 dipindahkan ke Dipo Depok. Awalnya proses pemindahan ini akan menggunakan rangkaian KRD Penolong(NW) Djoko Tingkir. Namun karena salah satu mesin KRD Djoko Tingkir ini mengalami kerusakan, diputuskan proses pemindahan ini dilakukan oleh 1 set rangkaian KRL Ekonomi Rheostatik.

Pukul 22:30 rangkaian ini berangkat dari stasiun Manggarai. Rangkaian KLB ini berjalan langsung dari Manggarai sampai Depok. KLB ini terhitung unik karena total 1 rangkaian kereta mencapai 14 gerbong(4 gerbong KRL Ekonomi + 10 gerbong KRL JR203). Hanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit rangkaian KLB telah tiba di stasiun Depok. Rangkaian berhenti sesaat di stasiun lalu melanjutkan perjalanan masuk ke areal dipo KRL Depok. Nantinya KRL JR203 ini akan divermak/dimodifikasi(penggantian warna, pemasangan cowhanger, dll) di Dipo Depok. Berikut foto KLB Pengiriman KRL JR203 di stasiun Manggarai sesaat sebelum berangkat ke Depok.

Sabtu, 06 Agustus 2011

KRL Seri JR203 Tiba di Tanjung Priuk

Salah satu gerbong KRL seri JR203 saat dikeluarkan dari lambung kapal.
Berangkat dari pelabuhan Niigata di Jepang pada tanggal 20 Juli, kapal yang membawa 20 unit KRL JR203 memerlukan waktu 12 hari atau hampir seminggu untuk menempuh perjalanan dari Jepang ke Indonesia. Tanggal 2 Agustus kapal Sunrise Ekspress berbendera Indonesia merapat di pelabuhan Tanjung Priuk dan memulai proses Unloading gerbong KRL pada pukul 1 siang. Seperti biasanya kapal merapat di Dermaga 304 pelabuhan Tanjung Priuk. Rangkaian pertama yang dikeluarkan dari lambung kapal adalah Mato 51(クハ203-1F). Berikut dokumentasi saat penurunan gerbong KRL seri JR203 di Dermaga 304.