Rabu, 27 Agustus 2014

#Kereta Listrik Baru Seri 205 Mulai Diuji Coba Jalan

Setelah tiba pada tanggal 12 Juli lalu, kiri rangkaian KRL Seri 205 ex Jalur Yokohama di Jepang mulai di Uji Coba Jalan. Selesai melakukan proses rekondisi di Dipo Depok, akhirnya rangkaian pertama yang diuji coba ada rangkaian bernomor 205-66F (H6) yang datang bersama rangkaian H21 H24, dan H4. Uji Coba dilakukan tanggal 27 Agustus dengan rute Depok - Manggarai - Bogor - Depok.

KRL Seri 205 ex jalur Yokohama sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan KRL seri 205 ex jalur Saikyou yang saat ini sudah ramai beroperasi di jalur Jakarta - Bogor. Perbedaan hanya terletak di jumlah kereta dalam 1 rangkaian yang berjumlah 8 kereta saja di KRL seri 205 ex jalur Yokohama (termasuk 1 kereta 6 pintu). Lalu disisi interior penumpang, perbedaan hanya pada sisi pinggir seat penumpang yang diberi pembatas agar penumpang yang berdiri di dekat pintu tidak mengganggu penumpang yang duduk. Selain itu kurang lebih semuanya sama antara seri 205 ex jalur Yokohama dan Saikyou.

Karena tidak banyak yang bisa saya bahas lagi, langsung aja saya kasih foto-foto sat uji coba jalan.
Saat masuk stasiun Depok dari Dipo Depok.

Minggu, 24 Agustus 2014

#Kereta Listrik Seri 205 Kembali Datang di Indonesia

Kebutuhan yang mendesak membuat PT KCJ kembali mendatangkan KRL bekas pakai dari negeri sakura Jepang. Untuk tahun 2014 ini PT KCJ mendatangkan sebanyak 176 unit KRL seri 205 dari perusahaan JR East jalur Yokohama di Jepang. Eksistensi KRL seri 205 di jalur Yokohama ini sendiri mulai tergantikan oleh KRL seri E233 yang sejak awal tahun ini mulai beroperasi. Tidak jauh berbeda dengan pendahulunya dari jalur Saikyou yang lebih dulu datang di Indonesia tahun lalu, KRL seri 205 dari Jalur Yokohama ini juga memiliki bentuk eksterior yang sama persis dengan KRL seri 205 dari Jalur Saikyou. Namun untuk susunan rangkaian, KRL seri 205 Jalur Yokohama ini hanya terdiri dari 8 kereta. Walaupun hanya terdiri dari 8 kereta, kereta khusus berpintu 6 tetap ada di tiap rangkaian KRL seri 205 Jalur Yokohama ini yang berjumlah 1 kereta di tiap rangkaiannya. 

Tanggal 21 Agustus lalu kloter 3 pengiriman KRL seri 205 kembali datang di Pelabuhan Tanjung Priuk. Kali ini hanya 2 set KRL saja yang dikirim menggunakan kapal Seiyo Sapphire. Berikut adalah kronologi unloading KRL seri 205 yang dilakukan tanggal 21 Agustus lalu.

09:00
Unloading mulai dilakukan dengan mengeluarkan rangkaian seri 205 H15 terlebih dahulu.
13.30
Saya tiba di Pasoso. Jumlah kereta yang telah dikeluarkan dari kapal dan ditaruh di atas rel telah mencapai 6 kereta.
Kereta ke-6 yang dikeluarkan dari Kapal saat dipindahkan ke atas rel di Pasoso.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Daftar #Bioskop yang akan Dibuka di Indonesia Tahun 2014

[ANNOUNCEMENT] Untuk Update Daftar Bioskop yang akan Dibuka Tahun 2015 Dapat Dilihat di Posting ini : Daftar #Bioskop yang akan Dibuka di Indonesia Tahun 2015

Bisnis bioskop yang dahulu menjadi hits dan menyebar ditiap daerah pernah runtuh di era hadirnya VCD dan efek kerusuhan Mei 98 Namum dengan hadirnya 1 perusahaan baru yaitu Cinemaxx di industri ini tanggal 17 silam menunjukan bahwa bisnis Bioskop kini mulai menunjukan kembali gairahnya. Sekedar berbagi, berikut info bioskop yang sampai saat ini sudah dalam tahap pembangunan atau sudah dipastikan akan dibangun di tahun 2014 ini dari 3 pemain besar bioskop di Indonesia, yaitu Cinema XXI, Blitzmegaplex, dan Cinemaxx Theater.

Cinema XXI
ilustrasi: Cinema XXI Summarecon Serpong
Mengitip dari artikel di Kompas.com, Cinema 21 dipastikan akan hadir di 9 kota di Indonesia. Berikut rincian Kota dan Lokasi calon bioskop Cinema 21:

Yogyakarta
Kota Yogyakarta untuk saat ini baru terdapat 2 bioskop, yaitu Aplaz 21 dan Empire XXI. Tahun 2015 ini CInema XXI berniat untuk kembali menambah bioskop jaringan mereka di Kota Gudeg ini. Cinema XXI memilih Yogya City Mall sebagai cabang ke 3 mereka di Yogyakarta. Cinema XXI di Yogya City Mall ini juga kabarnya akan dilengkapi dengan The Premiere yang menjadi cabang The Premiere pertama di Yogyakarta.
note: Jogja City Mall XXI sudah dibuka untuk umum sejak 20 November. Lebih lengkapnya baca di web 21cineplex.com
Jogja City XXI. (scr: 21cineplex.com)

Cinere, Depok
Cinere juga menjadi salah satu daerah yang dipilih Cinema XXI untuk membuka cabangnya. Sampai saat ini Cinere 21 yang terdapat di Cinere Mall masih menjadi bioskop satu-satunya di Cinere. Namun dengan segera hadirnya Cinema XXI di Cinere Belleveu Mall tahun ini, masyarakat Cinere diberikan alternatif tempat menonton baru yang lebih ekslusif ketimbang Cinere 21 yang masih mengusung konsep Cinema 21 generasi awal. Cinere Belleveu XXI ini merupakan bioskop pengganti dari bioskop Citos 21 yang ditutup awal 2013 lalu.
Rendering Cinere Belleveu Mall (dok: Internet)
note: Cinere Belleveu XXI telah dibuka bulan Desember 2014.

Senin, 18 Agustus 2014

#Bioskop Cinemaxx Theater Resmi Membuka Cabang Pertamanya di Plaza Semanggi

Lippo Grup telah mengumumkan sejak tahun lalu bahwa mereka akan membuat perusahaan Bioskop milik mereka sendiri dan diberi nama Cinemaxx Theater. Akhirnya setelah menunggu sekian lama, tanggal 17 Agustus 2014 hadir juga bioskop pertama Cinemaxx Theater di Plaza Semanggi, Jakarta. Lokasi bioskop Cinemaxx Theater ini menempati lahan bekas bioskop 21 yang sejak 19 Maret 2014 telah habis masa kontraknya. Berhubung ada waktu dan doku, saya langsung nyoba bioskop baru ini dihari pertama operasionalnya. Setelah dilihat-lihat dari jadwal film yang diputer, ternyata Cinemaxx masih ngambil film dari importir Omega buat film luar. Dan untuk film lokal, Cinemaxx milih film Mengejar Malam Pertama. Langsung aja deh liat jadwalnya langsung yang dimuat di media massa seperti Kompas, Sindo, dan The Jakarta Globe.
Berhubung film Into The Storm dan Ninja Turtles sudah saya tonton di hari awal rilisnya, akhirnya saya milih film Planes Fire & Rescue buat nonton di Cinemaxx ini. Plus juga penasaran sama kualitas teknologi MasterImage 3D yang dibawa sama Cinemaxx. 

Karena nungguin teman selesai kerja, akhirnya saya nonton disana sore menjelang malam. Sesampainya disana mata langsung mengamati tiap sudut lobby bioskop dan fasilitasnya. Dari pintu masuk, ternyata modelnya seperti Blitzmegaplex yang polos tanpa ada pintu dan dinding kaca seperti di Cinema 21. Logo Cinemaxx menempel di dinding bagian dalam area bioskop dan menghadap keluar. Sebenernya saya sendiri lebih seneng dengan model seperti ini karena untuk tenant seperti bioskop pasti akan ada arus keluar masuk pengunjung yang banyak dan sering. Mungkin akan lebih enak dan simple kalau ga ada pintu kaca yang harus dibuka tutup kalau mau masuk atau keluar. Dari segi penampilan pun gak terlalu berpengaruh.
Pintu Masuk Cinemaxx Theater Plaza Semanggi