Minggu, 20 September 2015

Pameran Transportasi 2015, Melihat Perkembangan Transportasi Indonesia Terkini

Pameran Transportasi kembali digelar di tahun 2015 ini. Tahun ini merupakan tahun ke-2 event ini diselenggarakan. Berhubung dekat dengan kantor, saya berkesempatan datang kembali ke event tahunan ini. Tahun saya ga bisa melihat bis besar dipamerkan seperti tahun lalu (tahun lalu ada bis milik lorena dan big bird dipamerkan). Tahun ini juga saya lihat ASDP absen hadir di acara tahunan ini.

Masuk ke areal gedung SMESCO kita langsung disambut dengan deretan kendaraan milik tim Badan SAR Nasional Indonesia. Kendaraan ini menarik dilihat dan ditelisik lebih jauh sehubungan Badan SAR Nasional ini juga secara tidak langsung ikut andil dalam keselamatan transportasi Indonesia. Beragam kendaraan Basarnas dari mulai jeep 4x4 untuk rescue, truck, hingga kendaraan dengan roda bergerigi dipamerkan oleh Basarnas. Tim Basarnas juga bisa dilihat stand by di sekitar kendaraan sehingga memudahkan kita jika ingin bertanya atau mengetahui lebih jauh mengenai kendaraan yang dipamerkan oleh Basarnas ini.
Kendaraan milik Basarnas di Pameran Transportasi 2015.

Minggu, 16 Agustus 2015

KRL Seri 205 Nambu. Pendek di Jepang, Panjang di Indonesia

Sejak tahun 2013 PT Kereta Commuter Jabotabek rutin mengimpor KRL bekas pakai dari Japan Railway (JR) East yang keseluruhannya adalah seri 205. Setelah JR205 dari jalur Saikyou (2013) lalu jalur Yokohama (2014), tahun ini PT KCJ kembali mengimpor KRL seri 205 dari jalur Nambu di Jepang. Jalur Nambu ini membentang sepanjang 45km menghubungkan kota Tachikawa di Tokyo hingga kota Kawasaki di Kanagawa. Jalur Nambu ini merupakan salah satu dari empat jalur yang dibangun dalam proyek Tokyo Mega Loop (東京メガループ).

Kamis, 13 Agustus 2015

Blitzmegaplex Kini Bernama CGV Blitz

Logo CGV blitz
Terhitung sejak tanggal 6 Agustus silam, jaring bioskop blitzmegaplex resmi berganti nama menjadi CGV blitz. Pergantian nama ini berkaitan dengan sinergi yang dilakukan oleh PT Graha Layar Prima dengan jaringan bioskop asal Korea Selatan yaitu CJ CGV. Konsep 'megaplex' yang ditawarkan oleh blitzmegaplex pun sekarang berganti menjadi Cultureplex Cinema, sebuah konsep yang menjadikan bioskop bukan hanya tempat menyaksikan film tapi juga menjadi tempat diselenggarakannya festival kebudayaan seperti festival film, hiburan musik, hingga pameran lukisan yang ditungakan dama Sketch atau karikatur. Konsep Cultureplex ini juga bisa dilihat dengan hadirnya beragam fasilitas di bioskop CGV blitz seperti 4DX, Screen X (Sky Gallery), Sphere X, hingga kelas premiun seperti Sweebox, Velvet Class, Gold Class, dan yang paling baru adalah Private Cinema Sphere X yaitu Emerald Class dan Diamond Class.

Selasa, 28 Juli 2015

Mengintip Teknologi Theater Sphere X Milik CGV

Setelah selesai mengalami renovasi di bagian inerior, CGV Blitz juga melengkapi bioskop Flag Ship mereka ini dengan berbagai macam teknologi yang mampu meningkatkan experience dalam menonton film di bioskop. Setelah menghadirkan 4DX, kini CGV Blitz bersiap menghadirkan kembali sebuah teknologi di dunia bioskop dengan meluncurkan studio Giant Screen Format bernama Sphere X. 

Belum lama ini dunia bioskop Indonesia diramaikan oleh kehadiran studio bioskop Giant Screen Format dengan kehadiran Ultra XD besutan Cinemaxx Theater. Walaupun sama-sama menawarkan Giant Screen Format (non-IMAX), namun apa yang akan ditawarkan oleh Sphere X sepertinya akan berbeda dari apa yang ditawarkan oleh Ultra XD milik Cinemaxx Theater. Di awal bulan Juli 2015 ini, CGV di Korea meluncurkan baru saja meluncurkan theater Sphere X pertama di Dunia tepatnya di CGV Cheonho. 

Senin, 13 Juli 2015

CGV Blitz Grand Indonesia, Bioskop Flagship Pertama Milik CGV Blitz

Setelah mengalami proses renovasi sejak awal tahun 2015 ini, saat ini kondisi fisik interior bioskop di Grand Indonesia ini bisa dikatakan telah selesai renovasi. Proses renovasi hanya tersisa di dalam ruangan Auditorium 2 yang rencananya akan menjadi Auditorium Sprehere X pertama di dunia. Selesai renovasi, suasana bioskop berubah drastis menjadi Classy Retro Vintage dengan sentuhan ornamen batu bata merah di seluruh bagian bioskop. 
Tampak depan bioskop CGV Blitz Grand Indonesia.
Di bagian luar bioskop yang awalnya putih dan ber-ornamen panel keseluruhannya diganti dengan ornamen batu bata. Selain itu juga terdapat 3 buah poster besar dengan gambar antik yang menambah kesan retro vintage di bioskop ini. Bagian bawah Satin Lounge (saat ini menjadi Sweet Box Lounge) yang dahulu berwarna putih yang cenderung sudah terlihat kusam, sekarang dirubah menjadi hitam. Pemilihan warna hitam ini juga diaplikasikan di seluruh ceiling bioskop. Tidak lupa sign khas CGV sudah terpajang dibagian atas pintu masuk bioskop yang sudah bertuliskan CGV Blitz. Dua hal yang menghilang di bagian depan bioskop itu adalah Blitz Info dan Blitz Ticket Machine (BTM) yang keduanya pindah ke dalam lobby bioskop.

Lobby CGV Blitz Grand Indonesia.

Jumat, 06 Maret 2015

Mudahnya Cara Mendapat Akses Free Visa ke Jepang Menggunakan E-Paspor

Semakin tingginya minat masyarakat Indonesia akan konten yang berbau Jepang dan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia, membuat Jepang menjadi salah satu destinasi favorit pelancong asal Indonesia. "Tahun 2014 ada 150.000 wisatawan Indonesia, ini rekor tertinggi selama ini," kata Senior Director Tourism Division Bureau of Industrial and Labor Affairs Tokyo Metropolitan Government Chieko Sugisaki seperti yang dikutip oleh Antara News

Minggu, 01 Maret 2015

Pengenalan Lintas Masinis, KRD NR Bukit Duri Wara-Wiri ke Nambo

Masih terkait dengan rencana beroperasinya KRL Commuter Line menuju stasiun Nambo, saat ini sedang dilakukang pengenalan lintas Citayam - Nambo bagi masinis-masinis KRL Commuter Line. Terakhir beroperasi tahun 2005 silam, jalur Nambo ini dilayani oleh KRD Ekonomi yang menggunakan masinis dari Dipo Lokomotif Tanah Abang. Untuk itu, seluruh masinis KRL Commuter Line dipastikan belum mengenal lintas ini. Pengenalan Lintas ini kurang lebihnya meliputi pengenalan mengenai posisi sinyal, perlintasan sebidang (baik resmi maupun liar), lokasi jembatan, dan juga mungkin lokasi rawan yang meharuskan masinis untuk membunyikan Semboyan 35.
Rangakain KRD NR di sinyal masuk stasiun Cibinong.
Untuk pengenalan lintas ini, karena belum siapnya LAA (Listrik Aliran Atas) lintas Citayam-Nambo akhirnya digunakanlah rangkaian KRD NR Bukit Duri untuk pengenalan lintas masinis KRL Commuter Line. Pengenalan Lintas ini dijadwalkan akan berlangsung selama seminggu penuh dimulai dari tanggal 1 Maret ini. Berangkat Manggarai dijadwalkan sekitar pukul 10 setiap harinya, KRD NR ini akan bolak-balik 2x setiap harinya dengan rute Depok - Nambo sampai akhirnya kembali lagi ke Manggarai. 

Mau Membuat E-Paspor untuk Dapat Bebas Visa Kunjungan? Ini Caranya.

Bentuk fisik E-Paspor. Ada logo khusus di pojok kanan bawah.
Saat ini beberapa negara sudah membebaskan Visa bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke negaranya dengan waktu kunjungan singkat yaitu antara 15 - 30 hari. Beberapa negara yang saya ketahui sudah bebas Visa ini antara lain Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun untuk mendapat status bebas Visa, sebelumnya kita harus memiliki E-Paspor dan mendaftarkan E-Paspor kita ke kedutaan negara yang bersangkutan. Bentuk fisik E-Paspor tidak berbeda jauh dengan Paspor biasa, namun yang membedakan adalah adanya chip di sampul depan pada buku E-Paspor. Chip ini berfungsi pada auto gate, sehingga kita tidak perlu lagi antri di bagian imigrasi.

Rabu, 25 Februari 2015

KAIS Wijayakusuma Inspeksi ke Nambo

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa PT KJC telah berencana untuk mengaktifkan operasional angkutan kereta penumpang menuju Nambo menggunakan rangkaian KRL. Berkaitan dengan rencana tersebut, Selasa (24/2) lalu Direksi PT KAI dan KCJ melakukan inspeksi jalur Citayam - Nambo menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) Wijayakusuma. Selain melihat kesiapan Sarana dan Prasarana di jalur ini, para Direksi juga terlihat mengukur beberapa bagian stasiun yang sepertinya akan digunakan untuk gate in/out tiket elektronik KRL.

Jumat, 16 Januari 2015

#bioskop blitzmegaplex Grand Indonesia Direnovasi

Setelah isunya terdengar dari tahun lalu, rencana renovasi blitzmegaplex Grand Indonesia akhirnya mulai dilaksanakan tanggal 17 Januari 2015 ini. Beroperasi sejak tanggal 21 Maret 2007, blitzmegaplex Grand Indonesia yang merupakan cabang kedua blitzmegaplex ini direncanakan untuk menjadi Icon atau Landmark milik blitzmegaplex. Renovasi ini sepertinya terkait dengat kepemilikan saham jaringan bioksop CGV Cinemas di saham BLTZ (PT. Graha Layar Prima. Tbk). Seperti halnya di Vietnam, saat CGV mengakuisisi jaringan bioskop Megastar Cinemas (Megastar Media Company) mereka merenovasi salah satu bioskop terbaik milik Megastar untuk dijadikan Landmark CGV Cinemas di Vietnam.
blitzmegaplex Grand Indonesia